Senin, 25 April 2011

DPRD Desak Pemkab Deli Serdang Mengisi Jabatan Eselon


Lubuk Pakam(Jaya Wijaya)
 Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang rentan dengan pembusukan karir dikalangan PNS yang berkualitas dalam peningkatan pelayan publik. Hal terlihat banyaknya jabatan esalon yang tidak defenitif hanya diisi pelaksana tugas bahkan lowong sama sekali.
Demikian terungkap dalam rapat kerja yang digelar komisi A DPRD deli Serdang dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kamis (27/1) dipimpin Benhur Silitonga,SE.MM, dihadiri angota komisi Moh.Syahrul, Siswo Adi Suwito, Mikael TP Purba.SH, Rahkmadsyah,SH, Imran Obos serta Abdul Latif Khan,Sag.

Padahal dalam rekruitmen peningkatan kualitas Sumber daya Manusia(SDM) PNS telah menyedot anggaran cukup besar melalui APBD untuk menggelar pendidikan dan latihan (Diklat), Sosialisasi,Bimbingan tehnik (Bintek),Work Shop, Lokakarya, Seminar , termasuk tugas belajar pada perguaran Tinggi Negeri (PTN) jenjang S1 dan S2.

Namun tenaga-tenaga yang sudah terlatih dan mendapat sertifikat dan layak menduduki jabatan esalon masih harus menunggu bertahun-tahun,sehingga tidak sedikit tenaga potensial terpaksa “hengkang” ke daerah lain.  Ironisnya lagi banyak kepangkatan PNS mentok hingga menjelang pensiun tidak diberdayakan. “Hal seperti ini merupakan bentuk pembusukan karir bagi PNS dan pemborosan keuangan daerah,dikader tapi tidak diberdayakan.beber Benhur Silitonga.

Sabtu, 23 April 2011

BUPATI PALAS: SUKA MUTASI GATE


http://www.mandailingonline.com/wp-content/uploads/2011/02/gatot.jpegGubernur Sumaterra Utara Gatot Pujo Nugroho


Palas-ONYA TV ( Rabu, 20 April 2011 ) Mutasi jabatan yang pertama di tahun 2011 telah dilaksanakan oleh Bupati Palas pada hari kamis, 14 april 2011 yang lalu yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat palas serta untuk menumbuhkan gairah kerja yang baru, namun disisi lain Ketua Fraksi PPP Ir. Samson Fareddy HSB menanggapi mutasi dan pengangkatan penjabat baru di lingkungan Pemerintah Kab. Padang Lawas hanya sekedar ritual pemerintahan tetap setiap tahunnya dan memperaktekkan kegiatan MUTASI GATE.
" Mutasi yang di laksanakan Basyrah Lubis ( Bupati Palas ) tidak sesuai dengan basis kinerja serta mengkangkangi badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan ( Baperjakat ) parahnya lagi, Basyrah juga enggan mengganti sejumlah Pimpinan  SKPD yang tidak layak menduduki jabatan apalagi mengisi kekosongan Pimpinan SKPD yang sifatnya plt, misalnya plt Kepala Dinas Pendapatan dan Asset Daerah yang dijabat oleh Drs. H. Gusnar Hasibuan yang rangkap jabatan. dimana saudara Drs. H. Gusnar Hasibuan  masih aktif sebagai Sekretaris Daerah Palas. Konyolnya pengangkatan para camat tidak sesuai dengan syarat yang disyaratkan PP No. 19 Tahun 2008 pasal 25 tentang persyaratan pengangkatan Camat " tandas Ketua DPC PPP Kab. Padang Lawas.
pertanyaan adalah mungkinkah pelayanan prima dan pembangunan dapat berjalan ......???????

DPRDSU Bagai Mana Pengelolaan Tambang Emas Di Tapsel


                                                       
Medan- Komisi D mempertanyakan keseriusan pengelolaan pertambangan emas di tapsel. Hal ini akibat dari kepemilikan saham perusahaan sejak tahun 2002 berubah ubah. Hingga saat ini sudah ada enam perusahaan yang menanganin eksplorasi tambang emas pada proyek yang disebut martabe, namun hingga sampai kapan proyek tersebut menghasilkan, masih belum mendapat kepastian. Pertanyaan inilah yang sering muncul dalam rapat dengar pendapat antara komisi D DPRDSU dengan Dinas Pertambangan Sumatera Utara serta G Resources selaku pengelola baru proyek Martabe, Kamis (14/4).
Kaban, Kepala dinas pertambangan Sumatera Utara saat dikomfirmasi  rapat mengaku belum dapat memastikan hingga kapan proyek pertambangan emas tersebut menghasilkan. “ mungkin dalam waktu dekat ini akan menghasilkan “ ujarnya singkat.
Dari catatan pengelolaan lahan pertambangan ini mengalami stagnasi dan hamper tiap tahun berganti pemilik atau pengelolala .

SejarahKepemilikan Proyek Martabe
28 April 1997
Kontrak karya ( generasi ke 6 ) penandatanganan antara Pemerintah RI dengan PT Danau Toba Mining ( Normandy Mining Ltd) Luas lahan 6590.6 Km persegi
Februari 2002
Pengelolaan diambil alih PT Newmont Horas Nauli
Oktober 2006
Pengelolaan diambil alih oleh Agintcourt Resources
Maret 2007
Agintcourt Resources dijual kepada OXIANA
Juli 2008
Saham Agintcourt Resources dijual sebahagian kepada OZ Mineral dan Dikelola bersama
Juli 2009
Agintcourt Resources dikuasai oleh G Resources Group, Perusahan pemula dibidang pertambangan emas.

Kamis, 10 Maret 2011

Masih Bisakah Orang Batak Bermimpi Berdirinya Propinsi Tapanuli

                                                                                                Medan(Jayawijaya online)Hampir dua tahun berlalu semenjak terjadinya tragedi berdarah dibulan Februari digedung DPRD SU yang mengakibatkan Mangkatnya H.Ajiz Angkat Putra terbaik Sumatera Utara Ketua DPRD SU dirumah rakyat akibat unjuk rasa para simpatisan pendukung berdirinya Propinsi Tapanuli (Protap) karena tidak dipari purnakan oleh Intitusi DPRD SU .
Hampir dua tahun berlalu, sudah 76 orang tersangka demon anarkis protap sekarang sedang menjalani proses hukuman mereka. Malah ada yang sudah habis masa tahananya alias bebas.
‘Apa masih mungkinkah Propinsi Tapanuli ini terwujud’ ujar Albertus Hutabarat ketua LSM PPNI (Pemuda Pengerak Nasionalis Indonesia) ketika bertemu dengan koresponden Media INI di Hotel Danau Toba Medan .
Pemilu legislative sudah lama usai dari semua kontenstan partai politik hanya dua partai politik yang Ketumnya mengeluarkan sikap mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli, yakni partai PPRN dan partai PKDI. Sayangnya kedua partai ini tidak ada terwakili di DPR RI. Hanya di DPRD-SU dan yang mempunyai Fraksi hanya PPRN sedang PKDI tidak.
Gubernur Sumatera Utara H.Syamsul Arifin. Setelah hampir dua tahun tragedi yang terjadi bulan Pebruari tidak ada niat politik untuk mewujudkan berdirinya Propinsi Tapanuli. Karena selama kepemimpinannya tidak pernah mendorong DPRD SU untuk melakukan pengkajian berdirinya prop Tapanuli dengan melaukan paripurna.
Setelah paripurna maka adalah persetujuan Ketua DPRD SU berdirinya Prop.Tapanuli. Dan dengan bersama persetujuan Gubernur Sumatera Utara untuk meminta ke Presiden berdirinya untuk Propinsi Tapanuli. Barulah Presiden RI mengeluarkan Amrah (Amanat Presiden ). Barulah Propinsi Tapanuli bisa terbentuk .
Sekarang H.Syamsul Arifin Gubernur Sumatera Utara sudah jadi tersangka kasus Korupsi di Kabupaten Langkat dan sudah ditahan di rutan Salemba. Cepat atau lambat, suka atau tidak suka, otomatis Wakil Gubernur Suamtera Utara Ir. Gatot Pujo Nugroho yang akan mengantikan posisi H.Syamsul Arifin menjadi Gubernur Sumatera Utara meneruskan masa priode yang tersisa.
Apa masih adakah secerca harapan masyarakat Batak dengan adanya pengantian kepemimpinan di Sumatera Utara ? Atau harus juga menungu Pilgub yang akan diadakan tahun 2013. Atau juga menunggu pemilu legislatif dan pilpres tahun 2014. Semoga orang batak dapat terwujud(...)

Selasa, 08 Maret 2011

Diminta agar bapak Walikota menganti Kepling IX Kelurahan Sei Mati Medan.

Medan Jaya Wijaya Online                                                                  Kepala lingkungan IX seharusnya menjadi contoh masyarakat dilingkunganya tapimalah ternoda karena ulah kapling itu sendiri Samsudin Marpaung telah mengutip unag peguruan kartu raskin yang baru tiapkepala keluarga dipungut Rp 5000,-
pungutanitu dilakukan pada warga dengan pemasaan jika tak diberi maka tak diberi kartu raskin baru.dari pantauan reporter Suara Keadilan menurut warga mereka sudah melakukan demo ikantor lurah amalh lurah membeking si kepling tersebut.
Ketika dikompirmasi pada Lurah Khairul dengan Hp dan bertemu lasung lurah malah lari.
Sebaiknya masalah ini segerta ditangani pak walikota karenalurah dan Kepling bersubahat.
Ketua LSM Swara Pranata Binsar Panjaitan diminta agar Wallikota segera copot lurah yang menencoreng, wibawa walikota. Karena Drs Rahudman Harahap ingin warga kota Sejahtera dan terbebas dari segala pungutan liar yang akhirnya menjadi beban mayarakat.(Bin) 

Jumat, 04 Maret 2011

       DIJUAL TANAH  
                                 
                                                    Dijual Tanah Ukuran : 12  x  19
                                       Lokasi : Bandar Setia Pekan Senin Medan Tembung

                                                   Status tanah  SK Camat  
                                                    NB : Sertifikat Bisa Diurus
                                                    Harga : Rp 180.000,- permeter
                                        Hubungi : Pak Barat Hp 085361208799 - 08196020186.

Irjen Pol Wisnu Amat Sastro, Kapolda Sumut yang Baru

  Irjen Pol Wisnu Amat Sastro sebelumnya staf ahli Kapolri, ditunjuk menjadi Kapolda Sumut yang baru menggantikan Irjen Pol Drs Oegroseno SH yang akan bertugas sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Mabes Polri.
“Penunjukan Irjen Wisnu Amat Sastro berdasarkan STR/71/III/2011 tanggal 1 Maret 2011. Tinggal menunggu informasi kapan jadwal serahterima jabatannya,” kata Pejabat Sementara Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hery Subiansauri.. Oegroseno akan menjabat Kepala Lemdiklat menggantikan Irjen Imam Sudjarwo. Imam sendiri selanjutnya menjabat Kabaharkam menggantikan Irjen Fajar Prihantoro yang akan menduduki Irwasum. Jabatan Irwasum sendiri sebelumnya dijabat Komjen Nanan Soekarna yang telah resmi ditunjuk menjadi Wakapolri..Hery mengaku sangat terkesan dengan sosok Oegroseno. Makanya, saat mendapat kabar Kapolda digeser, saya tidak mengucapkan selamat tapi menangis, karena kecintaan terhadap pimpinan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, alasan pemindahan tugas dilakukan karena Ogeroseno memiliki akses vital dalam mengemban tugas-tugas Polri pada masa mendatang. “Ada tiga perubahan yang dilakukan oleh Polri, yakni instrumental, struktural dan kultural. Perubahan kultural ini bisa dilakukan melalui jajaran Lemdiklat Polri. Karena itu, beliau memiliki akses sangat vital dalam mengemban tugas-tugas Polri pada masa mendatang,” katanya. (hen)
Saya Bangga Pimpin Polda Sumut


  • Irjen Wisjnu Janji Tegas dan Adil
  • Duet Jenderal Medan Pulang Kampung
IRJEN WISJNU AMAT SASTRO - KAPOLDA
Pria kelahiran Medan 15 Oktober 1955 ini tercatat sebagai putra daerah kedua yang memimpin Polda Sumut. ”Saya bangga sebagai putra daerah diberi kepercayaan memimpin Polda Sumut. Semoga saya bisa memberi yang terbaik,” ujarnya saat dihubungi Tribun melalui telepon, Kamis (3/3) siang. Putra daerah Sumut pertama yang menjabat kapolda adalah Irjen Hotman Siagian pada periode 18 Oktober 2000 hingga 11 Juni 2001.
Wisjnu mengaku lahir di RS St Elisabeth, Medan, menempuh pendidikan SD di St Yosef Jalan Pemuda, SMP Budi Murni, dan SMAN 3 Medan. ”Selama ini saya selalu pulang ke Medan untuk urusan keluarga. Kini saya diberi amanah memimpin Polda Sumut. Saya ini asli Medan loh. Istri saya Boru Sitepu,” ujar jenderal bintang dua berdarah Jawa-Deli tersebut.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1978 ini memang belum pernah bertugas di Sumut. Terakhir Wisjnu dipercaya menjadi Staf Ahli Manajemen Mabes Polri setelah sebelumnya bertugas sebagai Wakapolda Sulsel mendampingi Irjen Martius Salempang. Ia berjanji akan selalu profesional dan netral saat menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumut.
”Saya harus bekerja lebih dan selalu berada di tengah-tengah semua pihak dan kelompok. Saya harus membuktikan putra daerah juga mampu memimpin Polda Sumut dengan adil dan tegas,” katanya. Sebelum Wisjnu ditunjuk menjadi kapolda, Kapolri juga sudah menunjuk Brigjen Sahala Allagan menjadi Wakapolda Sumut dan Kombes Tagam Sinaga menjadi Kapolresta Medan. Keduanya juga putra daerah, Sahala lahir di Ambarita, Samosir, sedangkan Tagam lahir di Batuempat, Jalan Asahan, Simalungun.
Tagam tercatat sebagai putra daerah pertama yang menjadi Kapolresta Medan. ”Saya makin gembira karena sebelumnya beberapa perwira polisi yang juga putra daerah seperti Kapolresta Medan sudah lebih dulu ditempatkan di wilayah Polda Sumut,” katanya. Sayang Wisjnu enggan menanggapi prioritas yang akan dilakukannya sebagai Kapolda Sumut.
”Kalau itu nanti, setelah saya resmi dilantik menjadi Kapolda Sumut,” katanya. Meski demikian, Brigjen Sahala Allagan mengatakan  penempatan sejumlah putra daerah di Polda Sumut dilakukan berdasarkan kompetensi, bukan pertimbangan etnis atau agama.   ”Sama seperti Pak Wisjnu, kerinduan bertugas di kampung halaman terobati sekarang. Tapi itu tadi, kita diberi kepercayaan bertugas di Bona Pasongit ini berdasarkan kompetensi, bukan yang lain,” katanya.
Ia mengaku sudah lama mengenal Wisjnu sejak ujian masuk ke Akpol. Sahala tercatat sebagai Akpol angkatan 77, sementara Wisjnu angkatan 78, sama seperti Oegroseno, Nanan, dan Kapolri Timor Pradopo.
”Di kepolisian biasa terjadi junior lebih cepat dari senior, misalnya pangkat Pak Wisjnu lebih tinggi dari saya. Tapi perbedaan pangkat tidak menghalangi komunikasi antara kami berdua, meski belum pernah bertugas di kesatuan yang sama,” katanya.
Sahala mengatakan bertugas di kampung halaman menumbuhkan motivasi lebih lantaran disaksikan langsung keluarga dan kerabat. ”Kita harus menjalin komunikasi pada kepala daerah di Sumut, bagaimana agar lebih maju dari sebelumnya. Ini juga menjadi contoh kepada junior-junior kita, agar kita yang pulang kampung bisa memberikan kontribusi nyata pada Sumut,” ujarnya. Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga mengaku gembira Wisjnu memimpin Polda Sumut.
”Kemarin saya sudah menyampaikan ucapan selamat kepada bapak Wisnu (bar)