Jumat, 29 April 2011

Sibolga: Pejabat Jadi Tersangka Ijazah Palsu

 
Sibolga-(Jaya Wijaya)
Polres Sibolga Kota resmi menetapkan DJMM sebagai tersangka penggunaan ipal (ijazah palsu) S1. Diduga, ipal tersebut digunakan oknum Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Dinas Kebersihan Penataan Ruang dan Pertamanan (KPRP) Sibolga ini untuk penyetaraan pangkat.
“Sudah resmi tersangka. Hanya tersangka tidak kita tahan, karena dijamini oleh pihak keluarganya. Tapi dikenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,” beber Kasat Reskrim Polres Sibolga Kota,  AKP Agus Pristiono SH, Jumat (29/4).
AKP Agus mengatakan, berkas tersangka DJMM telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Sibolga Rabu, 27 April 2011. DJMM disangkakan Pasal 263 ayat 2 KUHPidana tentang pemalsuan surat-surat dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun.(bol)

Nias :Pisah Sambut Diwarnai Aksi Keributan

Kasat Lantas Polres Nias Selatan AKP S. Sihite selaku Komandan Upaca Laporan Kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Sanudin Zebua Selaku Irup pada Pelaksanaan Gelar Pasukan

Nias- (Jaya Wijaya)
Temu pisah Kapolres Nias lama AKBP Wawan Munawar SiK MSi dengan Kapolres Baru AKBP Mardiaz Kusni Dwihananto SiK, MHum diwarnai aksi keributan, Jumat (29/4) sekira pukul 09.15 WIB.
Keributan ditandai dengan kedatangan seorang ibu rumah tangga, Rawati Br Lingga. Dia datang dengan penampilan berbeda dengan tamu-tamu lain. Lalu Rawati berteriak histeris.
Aksi Rawati spontan menyedot perhatian seluruh hadirin pada acara tersebut. Seorang Polwan dan beberapa Polres Nias mencoba untuk menenangkan Rawati namun sia-sia, dia berteriak histeris sambil menangis.
“Saya tidak mengerti hukum apa yang berlaku. Ini laporan saya, apakah karena saya orang miskin, makanya tidak ditanggapi,” teriaknya.
Sebelumnya, Rawati Br Lingga, 31 Januari membuat laporan dengan STPLP /31/I/2011/NS yang dilakukan terlapor Mangiring Tua Pandapotan Simarmata (40) warga Jalan Sirao Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. Tapi sayangnya laporan itu tidak digubris. Kasat Reskrim Polres Nias AKP Enieli Hulu SH mengatakan,  kasus tersebut akan digelar perkaranya Minggu depan oleh pihak Polres Nias.(nis)

Kamis, 28 April 2011

Syamsul Arifin Dicopot Sebagai Ketua Golkar Sumut

Medan (Jaya wijaya)
Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin untuk sementara dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut periode 2010-2015.
Pencopotan Syamsul Arifin disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HR Agung Laksono kepada wartawan di Medan, Rabu [27/04] .
“Untuk sementara Syamsul Arifin digantikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera Andi Ahmad Dara sebagai Plt (pelaksana tugas) Ketua DPD Partai Golkar Sumut,” katanya.
Pencopotan Syamsul didasarkan pada surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor KEP/115/DPP-GOLKAR/IV/2011 tertanggal 26 April 2010 yang ditandatangani Ketua Umum Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.
Menurut Agung Laksono, pengangkatan Andi Ahmad Dara hanya bersifat sementara hingga proses hukum Syamsul Arifin di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tuntas.
Syamsul Arifin sendiri tersangkut kasus dugaan korupsi ketika masih menjabat sebagai Bupati Langkat, Sumut, dan saat ini kasusnya tengah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Ketika ditanya kewenangan Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Agung Laksono yang juga Menko Kesra menyatakan, tidak berbeda dengan ketua definitif.
“Hanya saja, plt tidak punya kewenangan mengganti kepengurusan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya.
Ia berharap roda organisasi Partai Golkar di Sumut dapat tetap berjalan dengan baik meski saat ini dipimpin seorang plt, mengingat pergantian sementara itu ditujukan untuk kepentingan partai.

RATUSAN WARGA MENDATANGI POLRES TANAH KARO

 
Kabanjahe (Jaya Wijaya)
Ratusan warga Desa Guru Benua, Kecamatan Munthe mendatangi Mapolres Tanah Karo, Senin (25/4). Dalam aksinya, mereka mendesak polisi, segera mengusut kasus pembunuhan, Sinteng Lidia Br Ginting (52) warga Desa Guru Benua, yang ditemukan tewas di dalam bak air, Sabtu (2/4).
Aksi warga yang didominasi kaum ibu itu sempat  ditahan aparat keamanan di pintu gerbang Mapolres Tanah Karo. Akibatnya arus lalu lintas menjadi terhambat. Belakangan, massa dikumpulkan dalam ruangan Purpur Sage.
Kemudian warga diterima Kapolres Tanah Karo, AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko dan sejumlah pejabat lainnya.  Pendepeten Br Karo (48), mengatakan kedatangan  mereka mempertanyakan, kinerja polisi yang dinilai lamban menangani kasus kematian, Sinteng Lidia Br Ginting.  “Jangan gara-gara kami orang susah kasus lama dituntaskan,” ungkapnya. Menanggapi hal ini Kapolres Tanah Karo AKBP Agung, mengatakan sejauh ini sudah 11 saksi yang diperiksa, tetapi belum ada mengarah kepada tersangka.

Polres Sergai berhasil menggulung sindikat pemalsu pupuk


SERGAI-(Jaya Wijaya)
Polres Sergai  berhasil menggulung sindikat pemalsu pupuk, di Dusun III, Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai,  Kamis (21/4) sekitar pukul 22:30 WIB. Dari lokasi penggerebekan diamankan 10 orang yang menjadi tersangka.
Aksi kejahatan ini dilakukan dengan mengganti karung pupuk Urea bersubsidi dengan pupuk Urea non subsidi. Soalnya, harga pupuk Urea non subsidi bisa dijual dengan harga lumayan sehingga bisa mendapatkan keuntungan besar. Dalam penggerebekan itu ada 300 karung pupuk yang diamankan.
Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP T Tobing SH  mengatakan, saat penggrebekan para tersangka sedang mengganti goni pupuk dari subsidi menjadi non subsidi, dan dimuat ke dalam truk.
Sementara itu dari sepuluh tersangka itu, tiga diantaranya supir truk pengangkut pupuk yakni Toyo (33) warga Jalan Coklat Kisaran sebagai supir truk Colt diesel BL 8508 ZY, Iswanto (32) warga Dusun Bantas Kota Pinang Labuhan Batu sebagai supir truk Hyundai BK 8493 YE, sedangkan  Amin Joni (40) warga Dusun V Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Sergai sebagai supir truk BK  8445 BN.(mag-15)

Rabu, 27 April 2011

Pemkab Pakpak Bharat KembangkanTanaman Palawija Gambir

 
Pak Pak Barat
Kabupaten Pakpak Bharat akan mengembangkan sejuta gambir guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Bupati, Ir Remigo Yolando Berutu MBA diampingi Asisten Administrasi Pemerintahan Drs Tekki Angkat, Asisten Administrasi Pembangunan Ir Sustra Ginting, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Mahadi Simanjuntak MM dan staf lainnya saat pertemuan dengan wartawan di salah satu hotel Salak, Selasa (26/4) menjelaskan, tanaman dimaksud dijadikan komoditas unggulan.
Argumentasinya bahwa gambir telah lama dibudidayakan dan berlangsung secara turun-temurun. Dari sisi harga, dipandang prospektif serta menunjukkan trend menaik. Tanaman tersebut juga mudah dirawat dan tidak mempunyai hama penyakit mematikan.
Petani punya pengalaman cukup dalam pengelolaan. Hanya saja, selama ini pendampingan pemerintah relatif kurang membuat produktivitas belum sesuai harapan. Demikian teknologi pasca panen belum sepenuhnya diadopsi warga. Jadi, ada rantai yang terputus. Beberapa tahun sebelumnya bantuan bibit sudah banyak dibagi tetapi perkembangan kurang memuaskan.
Remigo ditemani anggota DPRD, Sonny Berutu mengutarakan, kegiatan kini sedang dalam tahap pembibitan. Sembilan kelompok tani bersama UPT (unit pelaksanaan teknis) Dinas Pertanian tengah membuat persiapan di beberapa lokasi. Bulan agustus mendatang, bibit berkualitas siap didistribusikan.
Diproyeksikan, dua setengah tahun mendatang panen sudah dapat dilakukan. Seputar kebutuhan lahan, dikatakan, ditanam di atas lahan 500 hektar.

Senin, 25 April 2011

Simalungun: Masyarakat Memelihara Pohon

 
Pematang Raya-(Jaya Wijaya)
Warga Pematang Raya diminta agar menanam pohon dan menyayangi tumbuhan tersebut untuk masa depan lingkungan. Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun Hj Nuriaty Damnik SH. saat memberikan arahan dan bimbingan dalam acara Gerakan Penanaman Pohon yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Lingkungan Hidup Simalungun (KPLHS), bertempat di halaman SD Negeri 096125 Tobasari Kecamatan Pamatang Sidamanik,Kamis (27/01).

Pada kesempatan tersebut, sebelum memberikan bimbingan dan arahannya, Wakil Bupati didampingi oleh Ahmad (murid SD Negeri 096125) dan Ajizah (murid MTs Al Ikhlas Sait Buntu), dimana Ahmad diminta oleh Wakil Bupati menyampaiakan tentang hutan dan manfaatnya, sedangkan Ajizah dimintakan untuk membacakan himbauan tentang pentingnya manfaat hutan, dan ajakan untuk memelihara hutan serta tetap menjaga kelestarian alam.
Wakil Bupati juga mengatakan, Kab Simalungun banyak terdapat hutan, tetapi banyak pula yang sudah mulai gundul, untuk itu Pemerintah Kabupaten  Simalungun menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada KPLHS yang mempunyai tujuan menghijaukan Simalungun  dan mempunyai porgram untuk memperhatikan lingkungan di Kab Simalungun. “Hutan berfungsi untuk penghasil O2 untuk pernafasan manusia, pencegah banjir, penyejuk alam dan sebagai paru – paru dunia” , papar Wakil Bupati.

Khusus  kepadapara Kepala Sekolah dan guru – guru serta PNS yang hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati mengajak agar setiap guru untuk menanamkan kesadaran kepada anak didik tentang pentingnya menanam pohon untuk melestarikan lingkungan dimasa yang akan datang.
Sementara itu, menyinggung tentang program pembangunan, Wakil Bupati menyampaikan, bahwa Pemkab Simalungun akan memperhatikan dan berusaha memperbaiki infrastruktur baik sarana umum maupun pertanian yang ada di kecamatan dan nagori – nagori di daerah ini.